Postingan

Puisi 5 ,Simbolisme_SANG MAYA

Gambar
Tugas puisi 5,Simbolisme SANG MAYA Berkayuh menelusuri lorong hampa Bersama sinar rembulan Sang maya menakar malam Merintih,menghiba dan bersimpuh Sang maya berkerak dalam asa yg menipis Menjadi tersingkir kala gelap memudar Pada sinar yang menghantar Berharap tak dilupakan Sang maya tertatih tatih,bergayut pada Malam yang semakin merah Tak mau.... Jerit sang maya diujung kandas Belum sanggup pergi Meninggalkan yang seharusnya Memang harus dilepas Selamanya Luruh Lunglai Terserpih Hilang (asri widjaya_banyuwangi ,151218)

BELAJAR MENULIS ANTOLOGI

Gambar
BELAJAR MENULIS ANTOLOGI    Pengalaman pertama saya belajar menulis antologi pada sebuah share gram membuat saya kecewa.Mengapa?karena apa yang coba saya tulis dengan kejujuran saya berbuah tulisan saya tidak disimpan.Sebenarnya itu membuat saya malas mengikuti kelas akhirnya.namun saya sadar tujuan awal saya ikut kelas tersebut bukan hanya untuk itu tetapi lebih jauh lagi yaitu mudah menulis dan tulisan saya mudah dipahami orang lain.Tulisan saya waktu itu bercerita tentang buku yang pertamakali saya baca dan membuat saya terkesan.Tentu dengan jujur saya bercerita ,saya suka membaca mulai kelas tiga SD dan semua buku dan majalah yang saya temukan pada saat itu saya baca dan semua mengesankan.Tak terkecuali buku lima sekawan indonesia yang berkisah tentang Saba (nama lakon utama) dan kawan kawannya yang berasal dari pulau sumatra.Sayangnya saya lupa dengan nama pengarangnya(itu mungkin yang membuat nama saya di delete,hehe)atau mungkin tulisan saya memang jelek.Sebenarnya b...

PUISI 4,ROMANTISME

Gambar
         KEKASIH Hamparan selimut elusan tanganmu Selalu ku rindu Bagiku kau yang tercantik Secangkir kopi dan seulas senyummu Penghangat pagiku Kekasih Maafkan diri yg tak pandai buatmu bahagia Selalu egois,menuntut hal rupa rupa Kekasih Inginku rebahkan diri ini Dalam hangat pangkuanmu Bermimpi dalam belaian manjamu Kau hal terhebat dan terindah Yang hadir dalam hidupku Kekasih Kau Tiada yang lain dalam hidupku Asri wijaya Banyuwangi,4 des 18

CERPEN 1

Gambar
BENCI KU IBARAT ....                                                           ( Asri Widjaya_Bwi,27 Nop 18) Aku mendengus begitu melihatnya.Aneh mengapa rasa ini begitu membuncah dalam dada.rasa muak dan benci pada dirinya.Kami tak pernah bertegur sapa ,hanya saling tatap dan dia seperti tak mengenalku .Tidak mengenalku ? Tentu saja ! Siapa yang mau mengenalku perempuan biasa tanpa status.hah ! Aku tersenyum sinis sambil melewatinya.kusingsingkan kain penutup bawah badanku sedikit,agar aku dapat segera melewatinya.aku benar benar muak padanya.swing...aroma itu mengiringi langkahku berhembus ke penciumanku menorehkan luka yg semakin dalam.Aroma yg dulu sangat akrab denganku,karena dia selalu bersamaku setiap waktu.Ingatanku melayang pada memori itu. Hana,sapamu Aku akan pergi sementara waktu kekota,aku harap kau berhati hati pada kang...

Puisi 3, PENYESALAN

Gambar
Puisi 3,imperialisme Penyesalan Hanyalah selembar daun yang tertiup angin Bergerak,melayang mengikuti angin Berharap angin berhenti bertiup Karena tubuh telah menguning,mengering,dan menyusut Padahal dulu dia berharap Terpisah dari pohonnya maka kebebasan kan didapat Berkelana ,bebas,lepas dan....bahagia Ternyata tak begitu adanya Kini dia berharap,sang angin berbalik arah Mengantarnya kembali pada pohonnya Meski seandainya tak lagi diterima Cukuplah dia berlindung dalam rimbunnya Beristirahat tenang dalam teduhnya Karena tubuh sudah merapuh Keindahan hijaunya telah menghilang Hanyalah kering tiada bersinar Asri wijaya Banyuwangi,3 des 18

EMAS dan TANAH

Gambar
Copass pengingat diri... ● Emas berkata pada tanah, “Coba lihat pada dirimu, suram dan lemah, apakah engkau memiliki cahaya mengkilat seperti aku.......??? Apakah engkau berharga seperti aku....... ???” ● Tanah menggelengkan kepala dan menjawab, “Aku bisa menumbuhkan bunga dan buah, bisa menumbuhkan rumput dan pohon, bisa menumbuhkan tanaman dan banyak yang lain, apakah kamu bisa....... ???” ◾Emas pun terdiam seribu bahasa......!!!!! Dalam hidup ini banyak orang yang seperti emas, berharga, menyilaukan tetapi tidak bermanfaat bagi sesama. Sukses dalam karir, rupawan dalam paras, tapi sukar membantu apalagi peduli. Tapi ada juga yang seperti tanah. Posisi biasa saja, bersahaja namun ringan tangan siap membantu kapanpun. ◾Makna dari kehidupan bukan terletak pada seberapa bernilainya diri kita, tetapi seberapa besar bermanfaatnya kita bagi orang lain. ◾Jika keberadaan kita dapat menjadi berkah bagi banyak orang, barulah kita benar- benar bernilai. Apalah gunanya kesuks...

Puisi 2,LELAH

Gambar
Tugas puisi 2,ekspresionisme LELAH Lelah yang menyayat Menghempaskan aroma kesakitan yang mencekam Berada pada bibir keputus asaan Nak kemana diri bersandar. Kesunyian hatiku yang meraung tuk dihampiri Pada doa malam yang hitam Bergemuruh rasa jiwa,menenggelamkan semangat hidup Terasa Aku ingin pergi, Menjelajah dunia lain dalam ruang waktu Tanpa syarat tiada akhir

Habib syeh di bwi maulid 2018

Url nya habib syeh di bwi maulid 2018 https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=776025126078623&id=492991504381988

Sayyidah Fatimah Az zahra

Gambar
Sayyidah Fatimah Az zahra "Jika sering disakiti orang hadapilah dengan kecintaan tidak ada aniaya" Ujar beliau ketika disakiti oleh tetangga, saudara, teman atau orang lain yang terbaik adalah mendo'akan mereka dengan kebaikan. Bagi muslimah yang sedang berhijrah jika dihina tetangga, kerabat, keluarga, teman maka selalu ingat akhlak Dari beliau sayyidah fatimah az zahra RA. Tidak boleh dendam dengan tetangga, maafkanlah, balaslah dengan kebaikan ,yaitu setiap hari do'a kan mereka yang baik. Jangan peduli berapa banyak mereka menghina, mendzolimi, maafkanlah. Karena kejahatan dibalas dengan kejahatan ini sifat Iblis, kebaikan dibalas dengan kebaikan ini sifat binatang. Jika kejahatan dibalas dengan kebaikan ini sifat Insan Kamil; manusia sempurna seutuhnya. Berikut Akhlak beliau Fatimah Az zahra: Seperti biasa, pada sepertiga malam terakhir, Sayyidah Fathimah putri kesayangan Rasulullah saw senantiasa melaksanakan shalat tahajud di rumahnya. Terkadang, i...

Puisi 1 : Muridku

"Puisi pertama yang berani saya publikasikan,😀😀😀 salam literasi.... Muridku Muridku, Aku tahu engkau tak selalu mengerti apa yang kubicarakan Ketika bilangan bulat,bilangan berpangkat,dan barisan bilangan ku bisikkan Aku tahu engkau tak selalu paham Ketika aljabar,geometri,dan kesebangunan ku torehkan Namun aku yakin, Kesungguhanmu,ketekunanmu,dan penghormatanmu Pada apa yang telah kubisikkan dan kutorehkan Akan mengantarmu pada suatu keberhasilan dan kesuksesan Muridku, Tak perlu kau bersusah payah menuliskan catatan kecil untuk contekkan Tak usah kau sembunyi sembunyi melirik pekerjaan kawan Karena aku yakin , Dengan kejujuranmu ilmu barokah kan kau dapat Dengan kepercayaan dirimu nilai terbaik kan kau dekap Dengan ketawadhu'anmu kemuliaan hidup kan kau pikat Muridku, Doaku takkan putus disetiap waktu Asaku takkan hilang di telan waktu Untukmu yang selalu tersemat dalam labirin hatiku Kur Asriatun ,MTsN 1 BWI,25 Nop 18

BETAPA DAHSYATNYA MAKANAN HARAM.

BETAPA DAHSYATNYA MAKANAN HARAM. Kisah dari Syeikh Abdullah Al-Madaniyah Ada seorang pemuda tawaf 1000 x, pemuda ini tidak mencolok dimata orang awam, tapi dimata Syekh Abdullah sangatlah mencolok, setiap hari pemuda ini diperhatikan oleh Syekh Abdullah sembari menghitung dan Subhanallah ... tawafnya pemuda ini 1000 x Lalu Syekh Abdullah mendekati pemuda ini dan berkenalan, kemudian mengajak pemuda ini kerumah. Pemuda ini seorang yang alim, tak ada yang curiga, ia selalu berhusnuzhzhon kepada Syekh Abdullah. Syekh Abdullah pun menguji pemuda ini dengan makanan berperkara syubhat, pemuda ini pun menyantap makanan yg diberikan Syekh Abdullah, esok harinya pemuda ini tawaf, apa yang pemuda ini dapatkan? Ternyata pemuda tersebut tak mampu tawaf 1000 x melainkan hanya dapat 150 x saja. Syekh Abdullah kembali mengajak pemuda ini kerumahnya​, beliau kembali menguji pemuda tersebut dengan memberikan makanan perkara perkara haram, pemuda tersebut tak merasa curiga, hanya akhlaknya m...

Prediksi PAS GANJIL 1819

https://bit.ly/2r0wjCX