Puisi BIARLAH



 Sepertinya hidupku tiada lama
Begitu lelah kurasa 
Jiwa dan raga berkeringat 
Mengais rizki sampai senja merona
Kupanggul benda berat ini setiap hari
Hanya lima ribu kutaruh dalam saku dengan rapi

Ah.. Sebentar lagi pasti Kau tambahi
Bukankah dia separuh jiwaku selalu berdoa padaMU setiap hari? 

Ku panggul beban setiap hari
Kubiarkan dia duduk bersila menghadapMU untuk memuji
Biarlah kupanggul beban ini setiap hari
Dan biarlah dia yang bersujud padaMU setiap hari

Dan 
Sepertinya hidupku tak lama lagi
Meski kadang hati tersayat melihat sang buah hati

Biar ku panggul beban berat ini
dia hanya tersenyum melihatku diujung mati
Baginya kematian niscaya menjemput suatu saat nanti

dia hanya diam berpangku diri
Menatap buah hati yang menjerit minta nasi

Biarlah ku panggul beban ini seorang diri

Karena dia dengan wajah suci tak merasa berdosa sama sekali 

Biarlah ku panggul beban ini seorang diri


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mata Fana

Peneduh

Pada Suatu Senja