Mata Fana

 


Mata Fana

Oleh : Kur Asriatun

===

Berdiri lebih kokoh

Tentu aku mau

Namun lelahnya seakan menarik keluar jantung yang berdetak

Tertawa bahagia

Aku suka

Namun silih bergantinya yang belum mampu ku tanggung

Adalah tangis kesedihan tanpa air mata

Betapa aku takut

Melewati titian dunia

Sebab kelengahanku selalu diincar iblis durjana

Hingga tirakatku pun harus kusembunyikan dari mata fana 

Berdiri dengan tangguh

Itu harapanku

Berharap sampai di ujung perjalanan

Membawa kunci bahagia keabadian

==

Banyuwangi, 160925


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peneduh

Pada Suatu Senja